Friday, 26 April 2013

Khasiat Rebung Bambu Kuning untuk Atasi Hepatitis A


 rebung kuning enak sekali
Penyakit hepatitis merupakan penyakit yang menakutkan dan obatnya mahal. Sejak jaman dahulu kala, nenek moyang kita menggunakan rebung bambu kuning untuk obat penyakit hepatitis A/penyakit kuning/jaundice/penyakit Liver. Bagaimana hasil penelitian di Jerman dan cara menyajikannya sebagai obat? Berikut ini kita bisa simak uraiannya.
Rebung bambu kuning (Bambusa Vulgaris) mengandung para hidroksi bemsaldehid, yaitu suatu fenol yang mirip dengan sebagian gugusan silimarin dan kurkumin. Kedua gugusan ini berkhasiat sebagai anti racun hati. Senyawa silimarin telah lama dipasarkan sebagai obat liver atau obat lever atau sakit hati dengan sebuah merek dagang.

Penyakit yang terjadi pada hati/ liver dapat disebabkan oleh beberapa hal. Penyebab penyakit  pada hati/ liver yang utama adalah virus, selain salah satu dari kelima virus hepatitis (A, B, C, D atau E), juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya seperti mononukleosisi infeksiosa, infeksi cytomegalovirus dan demam kuning. Sedangkan penyakit pada hati/ liver yang terjadi karena non-virus disebabkan alkohol, obat-obatan dan bahan kimia atau sintetis yang merusak hati (hepatotoksik).

Menurut sebuah penelitian di Jerman, sari rebung bambu bisa memperbaiki kerusakan sel hati binatang percobaan, yang sebelumnya sengaja dirusak dengan racun hati. 


Pemakaian rebung secara tradisional, dilakukan seperti minum jamu ‘godokan’ (jamu rebus). Resep yang biasa digunakan, satu bagian (bisa satu gelas) irisan rebung bambu kuning yang sudah dikeringkan dicampur dengan 10 bagian air. Campuran direbus sampai mendidih. Seperempat jam setelah mendidih, pemanas dimatikan. Dalam keadaan masih panas, rebusan disaring dan didinginkan. Setelah dingin bisa langsung diminum. Setiap minum, takarannya adalah sepertiga gelas; bisa diminum hingga tiga kali sehari. Karena rasanya agak asam, bisa ditambahkan gula. Kalau air rebusan sudah habis, ampas rebung bisa digunakan lagi (direbus lagi) sampai tiga kali. (Wahyono, Fakultas Biologi Farmasi UGM – TRUBUS)

cara lain ; Rebung bambu kuning kira-kira sejengkal dikupas kulitnya, dibagi 4 bagian dan dicuci bersih. Yang 4 bagian tadi diparut, lalu diperas airnya, campur dengan madu asli, tapi bisa juga dengan Royal Honey, asal jangan dicampur air. Minum sesudah makan pagi.
Untuk pertama kali sesudah minum obat tadi terasa pusing, tapi kalau sudah terbiasa rasa pusing hilang. Yang 4 bagian tadi diminum 4 kali sehari yakni pagi, siang, sore, dan malam hari

Penuhi gizi kita dan istirahat yang baik agar virus tidak menulari dan menyerang hati atau liver. Dengan kekebalan tubuh yang kuat, tubuh akan mampu menangani virus hepatitis yang membahayakan ini.
Via : saputroherbals.