
Bambu dengan bentuk aslinya yang berongga, tidak prismatis, serta tampangnya yang tidak berupa lingkaran sempurna cukup sulit untuk dirangkaikan. Namun demikian, teknik perekatan memungkinkan penggabungan antara beberapa elemen dengan bentuk empat persegi panjang yang menjadi satu kesatuan.
Dalam hal ini terlebih dahulu bambu dipotong-potong menjadi berbentuk batang prismatis dengan bentuk empat persegi panjang. Setelah itu elemen-elemen ini diolesi dengan perekat dan dikempa menjadi papan atau balok. Mengingat gabungan elemen-elemen itu terbentuk dari beberapa lapis, papan dan balok yang dihasilkan disebut dengan papan/balok lapis atau papan/balok laminasi.




![]() | ||||||||||||||||||
![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|